Diawali dengan niat tulus, memperkaya khazanah keilmuan khususnya ilmu agama Islam, sudah semestinya dan elok kita mencari suatu yang berharga dari kesibukan duniawi semata.

Sebagai umat Islam kita wajib menuntut ilmu. Dari hadits yang diriwayatkan oleh HR Ibnu Majah sebagai berikut

طلب العلم فريضة على كل مسلم

Artinya: Menuntut ilmu itu wajib tiap muslim (baik muslim maupun muslimah)
Sebagaimana telah dijelaskan di Al-Qur’an surat Al Mujadilah ayat 11 yang berbunyi:

يَرْفَعْ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَاَلَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ.….……

Artinya:” ……..Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman diantara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.

Ilmu merupakan kunci kebahagiaan dunia dan akhirat.Telah diriwayatkan oleh H.R. Bukhari yang berbunyi:
“Man aroda dunya fa’alaihi bil ‘ilmi,Man arodal akhiroh fa’alaihi bil ilmi, Wa man aroda huma fa’alaihi bil ‘ilmi ” (al Hadits)

Artinya: Barang siapa ingin memperoleh kebahagiaan hidup di dunia harus dengan ilmu dan barang siapa ingin memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat harus dengan ilmu.ilmu nantinya dipertanggung jawaban di akhirat. Ilmu bisa menjadi pertolongan bagi pemilik ilmu tersebut dengan asas manfaat bagi orang lain menjalankan nilai-nilai kebaikan.

Berangkat dari haus tentang ilmu agama, taklim rutin diadakan di sebuah kantor kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Membangkitkan bahwa kita tidak hanya sibuk urusan dunia, dengan profesionalisme mereka menyelingi setiap satu pekan sekali, menjalin ukhuwah dengan mengadakan kajian keilmuan agama berupa ilmu fiqih tentang salat, akidah kee-esaan Allah dan amalan pembuka pintu rezeki. Tidak lupa Al-quran sebagai pedoman utama, khotmul qur’an kami adakan satu bulan sekali.

Aktivitas Kalam9
Semangat menuntut ilmu di sela kesibukan bekerja di lingkungan perkantoran ini, sudah sejak lama menggejala di kota besar, khususnya di Jakarta. Hampir di setiap kantor yang karyawannya terdiri dari kumpulan umat Islam, akan terbentuk komunitas muslim atau yang biasa disebut komunitas kerohanian islam (rohis).

Aktivitas rohis itu, biasanya dipicu oleh kebutuhan salat fardlu maupun muamalah lain, seperti buka puasa bersama di bulan ramadan, pengumpulan zakat maal, hingga kebutuhan untuk menuntut ilmu atau menambah ilmu keagamaan yang biasanya melalui majelis taklim.

Pun di sebuah kantor perusahaan televisi swasta nasional Rajawali Televisi (RTV) ini, sejak September 2016 lalu, dibentuk sebuah komunitas muslim yang diberi nama “Komunitas Lebah Madu Dari Lantai 9” atau disingkat Kalam9. Kalam9 ini diinisiasi oleh beberapa awak redaksi .

Adalah Makroen Sanjaya, seorang jurnalis muslim yang kali pertama mengajak kumpul enam atau tujuh orang pada hari Jumat, 9 September 2016, di sebuah ruang rapat di lantai 9. Dalam pertemuan itu, dikemukakan gagasan tentang perlunya dibentuk komunitas yang bisa mewadahi ibadah dan amaliah maupun aktivitas muslim lainnya, di sela waktu kerja, maupun dalam rangka membentuk karakter dan akhlak yang baik. “Komunitas ini, diharapkan juga mampu menghimpun persaudaraan atau ukhuwah di kantor dan sekelilingnya,” demikian kala itu diucapkan sebagai pembuka.

“Kita sadar, sebagai profesional kiprah pekerja muslim juga dihadapkan pada tantangan akan pentingnya meningkatkan kualitas pribadi dan kompetensi. Dari aspek pribadi dulu, kita bangun bersama melalui unjuk kerja sebagai insan yang berakhlak mulia, insan yang disiplin, bekerja dengan ikhlas, dan semangat menjadi sebaik-baiknya manusia, yakni mampu memberi manfaat bagi perusahaan dan orang lainnya. Pun kita harus menunjukkan kepada dunia, bahwa Islam adalah pemberi rahmat buat semua atau Islam rahmatan lil alamin,” kata Makroen Sanjaya kala itu.

Maka setelah diskusi yang tidak lebih dari 30 menit, para tenaga profesional di bidang penyiaran televisi itu akhirnya sepakat membentuk Kalam9, dengan tagline: Ukhuwah-Manfaat-Akhlakul Karimah. Pada pertemuan itu disepekati pula menyusun kegiatan kegiataan positif yang kongkrit, yakni menyelenggarakan salat berjamaah di setiap waktu salat fardlu, memperindah mushola dan menyejahterakannya, kegiatan taklim pekanan di setiap Jumat, memberikan santunan bagi saudaranya yang ditimpa kemalangan, dan membentuk grup WA sebagai wahana komunikasi dan silaturahmi sekaligus sebagai medium tausyiah singkat. (HA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *