JAKARTA, 1slam.tv— Ahad (15/1/2017) dini hari, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dipenuhi manusia yang mayoritas mengenakan pakaian serba putih. Di pagi buta, puluhan ribu umat Islam dari Jakarta dan sekitarnya menyemut di area komplek Masjid Al-Azhar, yang berada di Jl Sisingamangaraja itu, untuk melaksanakan salat subuh berjamaah. Di pagi yang sejuk itu, umat Islam selain memburu pahala 27 derajat, juga mengikuti sebuah acara bertajuk Tabligh Akbar Politik Islam.

Pantauan 1slam.tv langsung dari Masjid Al-Azhar, jamaah salat subuh meluber hingga ke halaman masjid dan kampus Universitas Al-Azhar Indonesia. Bahkan sampai karena tak tertampung di halaman masjid dan kampus, jamaah hingga tumpah ke areal jalan di sekitarnya. Meski, semua ruang kosong yang ada di sekitar masjid sudah dimanfaatkan sebagai shaf-shaf salat.

Awalnya jamaah ikhwan mengisi tempat di sisi kanan masjid, sementara sisi kiri masjid diisi oleh jamaah akhwat. Namun, hingga pukul 05.40 WIB, jamaah masih terus berdatangan dan merangsek sehingga terjadi penumpukan di jalan masuk menuju masjid.

Cuaca mendung mengiringi Pengajian Politik Islam (PPI) ini bertajuk “Memilih Pemimpin Muslim”. Tabligh Akbar Politik Islam ini merupakan kali ketujuh, dengan dihadiri oleh Ketua GNPF MUI KH Bachtiar Nasir, KH Cholil Ridwan selaku Pendiri Pengajian Politik Islam, tokoh reformasi 1998 Amien Rais, serta calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebelum acara dimulai, sejumlah jamaah yang datang tampak sibuk mengabadikan momentum ini lewat kamera dari handphone mereka. Jamaah yang datang tampak dari segala umur dengan pakaian mayoritas berwarna putih-putih.

KH Bachtiar Nasir tampil sebagai pembicara pertama. Sebelum menyampaikan tausiahnya, dia terlebih dulu menyatakan dukungannya kepada pemimpin muslim, tetapi memilih netral terhadap dua pasangan calon gubernur muslim yang bersaing dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Netral dalam artian tidak ikut mengampanyekan salah satu calon.

Bachatiar Nasir hanya berpesan bahwa modal politik Islam sangat besar. Karenanya dia meminta kepada semua calon pemimpin dari kalangan Islam yang ikut pilkada agar menjaga amanah umat Islam ketika kelak terpilih. “Di bidang ekonomi, sebentar lagi akan berdiri koperasi syariah yang lahir dari spirit 212,” katanya.

Bachtiar Nasir menyampaikan, umat Islam saat ini sudah mulai meninggalkan sekat-sekat dan golongan mereka. Itu menunjukkan bahwa Allah SWT telah memberikan izzah kepada ummat Islam untuk bersatu. Dengan begitu, tidak lama lagi kebangkitan Islam akan muncul dari Indonesia. “Kebangkitan Islam ditandai dengan semangat salat subuh berjamaah yang tengah bergelora di masjid-masjid. Dengan begitu akan lahir pasukan-pasukan subuh dari kalangan ummat Islam,” kata pimpinan AQL Islamic Center ini.

Acara selesai sekitar pukul 08.30 WIB, dan jamaah pun membubarkan diri dengan tertib dan santun, meskipun banyak kendaraan yang tertahan untuk saling menunggu pemilik kendaraannya datang. Sebab banyak kendaraan yang pada akhirnya terpaksa parkir di sepanjang jalan Raden Patah belakang Masjid Agung Al-Azhar. (JM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *